Rabu, 15 Januari 2014

L'Cheese Factory : Cheesecake nya Pekanbaru



Jika di Jakarta ada Cheese Cake Factory di Pekanbaru ada L'cheese Factory. Huruf 'L' nya sendiri merupakan singkatan dari nama pemiliknya Lintje Siregar atau yang lebih akrab di panggil Opung. Dengan tagline 'First Premium Cheese Cake Store in Pekanbaru' cake shop ini memang satu-satunya yang khusus menjual cheesecake dengan berbagai varian.

Minggu, 12 Januari 2014

Akademi Berbagi Pekanbaru #6 :Kreasi Musik Riau

Mengawali awal tahun pada tanggal 11 Januari saya mengikuti kelas Akademi Berbagi Pekanbaru yang ke 6.
Kelas kali ini mengangkat tema tentang Musik Melayu, ketika tema kelas diumumkan di twitter saya langsung menunggu jadwal pendaftaran dibuka.
saya sangat excited karena musik tradisional telah menjadi bagian hidup saya, mewarnai kedekatan hubungan saya dengan Papa yang tidak jauh dari kegiatan bertemakan seni, dan musik melayu adalah kesukaan Papa saya.
Ternyata pengisi materi kali ini adalah Rino Dezapaty pendiri dari Riau Rhtym.

Sekedar Info, Riau Rhtym yang mengusung musik bertemakan etnocontempo ini pernah tampil di Busan Film Festival tahun (2008),  Opening & Closing Music untuk PON di Riau (2012) , dan yang paling terbaru adalah IPAM di Salihara Jakarta (2013).
Rino Dezapaty atau Bang Rino adalah anak yang terlahir dari Bapak dan Ibu yang berjiwa seni tinggi, Bapak seorang Koreografer dan Ibu seorang penari dan penata rias melayu di balai Dang Merdu yang kini telah berubah bentuk jadi Bank Riau. 

menurut Bang Rino dulunya, dia tidak tertarik dengan musik Metafisika (sebutannya untuk musik tradisional) lebih tertarik untuk mempelajari musik Fisika (musik barat). diawali dengan belajar gitar , lalu bergabung dengan Marching Band Dang Merdu saat masih duduk dibangku SD, bang Rino berhasil menyabet juara 3 solo terompet yang digelar oleh Grand Prix di jakarta, sayangnya saat itu ayah beliau tidak sempat melihat kemenangannya ini.

Saat lulus SMA, bang Rino nekat merantau ke Surabaya, dengan tujuan mencari Kuliah musik untuk menyalurkan talentanya, tapi apa daya, Bang Rino malah salah jurusan dengan masuk ke Fakultas Ekonomi.
setelah mengahabiskan beberapa semester di Fakultas Ekonomi, Bang Rino mendaftarkan diri di IKJ dan lolos masuk kejurusan etnomusicology, mempelajari musik-musik metafisika sejak saat itu mulai tumbuh kecintaannya akan musik tradisional, dan setelah selesai kuliah beliau memutuskan untuk kembali ke Pekanbaru dikarenakan kejenuhannya dan untuk menggali sumber potensi musik tradisional melayu.

Gambus adalah instrument penting dalam musik melayu


Perjuangan berbuah manis tahun 2002, karya pertama Bang Rino di release, Satelite Zapin, yang di launching di Malaysia.

Selain Bang Rino Dezapaty, ada Bang Oji dan Bang Tito yang juga memberikan info bagaimana memanage group Riau Rhytm ini, bagaimana pentingnya berkomunikasi satu sama lain.

di Akhir kelas Bang Rino menambahkan, pentingnya menjaga Komunitas, pentingnya menjadi Leader, cari IDE kreatif lainnya jangan jadi followers dan mengigatkan diperlukannya Team Work yang besar untuk mendapatkan hasi yang besar.

Nah sebagai anak negri harus bangga nih sama contoh-contoh penjaga musik tradisional ini, harus lebih menghargai budaya bangsa kita!

yang penasaran sama RiauRhytm bisa cek di link youtube ini > http://www.youtube.com/watch?v=optyi8Y4U-o

kalau saya sih after class sempat menyaksikan langsung mereka perform, keren bangeeeet, dan ini video perform riau rhtym di akhir kelas diambil dari youtube channel Lianda Marta


Postingan Pertama Tahun 2014

Hallo, akhirnya saya kembali kedunia per-blogan setelah vakum cukup lama dikarenakan expirednya domain saya di www.karinaamalia.com dan selama itu juga saya mencari cara agarmendapatkan domain tersebut kembali tapiii.. tidak berhasil karena ke gaptek-an saya.

aseli saya bingung, berharap siapa tau aja dari teman-teman blogger ada yang mengerti cara mengembalikannya, kalau ada yang bisa please help

saya masih tinggal di Pekanbaru nih, sejak Oktober saya menetapkan diri, dulunya saya bertekad bulat untuk merantau kesini, tapi lambat laun rasa bosan dan di tambah Culture Shock menghantam saya, it's like they eat me up inside. Bahkan saya baru tau kalau yang saya rasakan adalah culture shock gara-gara baca postingannya Lianda Marta

Tahun 2014 ini jadi tahun pertama saya merayakan Tahun Barua-an di kota ini, bersama orang-orang baru bahkan dengan orang yang saya tidak kenal. di Cafe saya mengadakan Pesta Lampion yang disambut antusian oleh pengunjung cafe, dan juga para penontonnya dijalanan, seneng deh rasanya, menyuguhkan suatu cara baru untuk merayakan tahun baru-an di kota ini.

@Publichouse_id

Tapi setelah euforia tahun baru selesai saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan buku-buku berbahasa Inggris yang di beli di kindle, alhasil kosa kata bahasa inggris saya bertambah, tapi juga membuat saya semakin payah menuliskan cerita dalam bahasa Indonesia. huff! dan kegiatan yang nggak kalah seru adalah nonton film korea online, huahahahahah.

Sekarang saya sudah menemukan cara berkomunikasi dengan warga setempat, saya mendekatkan diri dengan orang-orang yang menggelar acara di Cafe, alhamdulillah jadi menambah teman, dan bertemu dengan orang-orang belakang layar kegiatan seru di Pekanbaru. Selain itu saya juga mengikuti kegiatan Akademi Berbagi, walaupun baru dua kali pertemuan yang saya ikuti tapi paling tidak kegiatan itu menghilangkan ke jenuhan saya.  saya sudah pengen banget bikin review kegiatan Akber ini, ya tapi apa mau dikata baru saat ini akhirnya saya bisa nulis lagi. hehehe

Dan sekarang saya jarang bangeeeet ngereview tempat makan atau bahkan pergi ketempat makan. hihi. Tapi sekarang saya mau mulai aktif lagi nih nulis blog ini, biar gak suntuk lagi.

Segini dulu deh ya postingan pertama di tahun ini, semoga ditahun ini pendapatan, karir dan kehidupan saya menjadi lebih baik. Amin,

for those who read this, i wish you to have a wonderful day!






Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...