Selasa, 09 Desember 2014

WTF?! : Old Town White Coffee

What's the food?
Nasi Lemak Fried Chicken + White Coffee.
Saya sebelumnya gak pernah notice sama resto ini setiap ke kota kasablanka, berhubung kemarin dapet promo gratis dari samsung galaxy gift jadi deh melipir ke Old Town White Coffee kokas (eits, ini bukan promosi berbayar) Konsepnya kopitiam khas negri melayu sebrang.
Lihat menu-nya aja mouth-watering banget.

How's The Food?
Nyummyyy! Nasi lemaknya lembut dan gak buyar, ditemani dengan side dish, ikan teri, kacang, sambal belacan dan ayam goreng. Rasa perpaduannya pas banget. Nah yang jadi trademark adalah White Coffee-nya, rasanya enak, katanya sih campuran arabica, robusta dan liberica, tapi saya cuma ngerasa robusta nya aja sih. Tapi cocok sama selera kopi Indonesia.
Alhasil saya kenyang dan bahagia. Secara Rp.0 enak lagi, hehe.

Where's The Food:
Old Town White Coffee
Kota Kasablanka, Lantai Upper Ground, Food Society.

Senin, 08 Desember 2014

WTF?! (Where's The Food?!) : Sate Padang Goyang Lidah

What's The Food?

Ini salah satu makanan favorite saya. SATE PADANG. Makanan padang kedua terenak setelah rendang daging.
Makanan khas ini sudah saya nikmati sejak kecil, dari makannya dengan kuah di pisah ala anak sd, dan sekarang sampai minta kuahnya nambah.

How's the food?

Daging bakar dengan kuah kental kaya rasa rempah. Pedas dan gurih melting dimulut. Sate Goyang Lidah Djamaan ini bisa ditemukan di areal luar Pasar Pagi Rawamangun setiap malam.

IMHO, walaupun pamornya sudah jauh merosot dibanding dulu, sate ini tetap lebih nendang rasanya dibanding sate padang yang berlokasi di Pasar Santa.
Worth to try!

Where's The Food?

Go get them on Pasar Pagi Rawmangun, 18.00 - Midnight, 085280601380/ 0214703158

Minggu, 13 April 2014

Resep: Bitterballen maken

Hello, kalau temenan sama saya di Path or Facebook pasti tau banget saya lagi suka utak-atik resep.

Nah kali ini saya membuat Bitterballen. Apa sih bitterballen ini? 



Bitterballen ini snack ringan isi daging yang berasal dari negri kincir angin, Belanda.
Bitterballen ini mirip kroket, tapi bentuknya bulat. Isi bitterballen ini boleh daging apa saja, as you wish, pilihan saya jatuh ke daging cincang sapi.
Saya sedikit memodifikasi dengan memberikan bubuk pala, oregano untuk membuat adoban wangi dan sedikit bubuk kunyit sebagai warna agar adonan bewarna cerah, well kalau tidak ingin memasukkan bubuk-bubuk tersebut tidak apa-apa.

Rabu, 26 Februari 2014

Kota Bertuah Penuh Asap (Real Pics From The Sky)

Miris rasanya, kota yang anda tempati untuk mencari sesuap nasi kini menjadi kota penuh asap, serasa penjual sate sedang betebaran disetiap jengkal kota ini.

Dulu saya hanya melihat dari TV, tidak menyangka ternyata kejadian aslinya lebih parah daripada yang disiarkan di TV.

Saya sedang berada di Jakarta beberapa hari belakangan ini, saat kabut asap yang terparah menyelimuti pekanbaru, tetapi saya sempat merasakannya ketika naik dan sekarang ketika kembali saya benar-benar merasakan perubahan cuaca dibanding minggu lalu. Saya juga sempat mengabadikan beberapa moment kabut asap melalui udara.

Sebagai pengidap asma sedari kecil, asap adalah musuh terbesar saya, well serangan sesak nafas bisa saja muncul tiba-tiba walaupun tidak karena asap, apalagi adanya asap ini, makin memperparah.

Ketika berangkat, saya memilih pesawat jam 11.45, jam tersebut saya pilih karena waktu tersebut adalah waktu yang paling memungkinkan pesawat lepas landas. Karena kabut asap penerbangan di pekanbaru suka ter-delay, atau gagal turun. Oleh karena itu pesan lah tiket tidak terlalu pagi atau sore, saat matahari mulai dan masih terang, kalau anda akan berangkat dari pekanbaru dan memesan pesawat malam atau pagi sekitar jam 06.00 di pastikan anda akan menunggu, ya kalau anda akan mendarat dipekanbaru jam 07.00 bisa jadi anda dialihkan ke medan atau kuala lumpur.

Berikut foto saat lepas landas dari bandara SSQ II Pekanbaru tanggal 20-03-14 Jam 11.45



Banyak turbulensi yang terjadi saat pesawat menabrak kabut atau asap tebal, lebih baik memilih pesawat sekelas airbuss karena rasanya lebih nyaman dan aman, tidak terlalu oleng. Sekilas di dalam pesawat banyak muka-muka tegang karena goncangan yang cukup dasyat.
Ketika saya mengobrol dengan salah satu crew di bandara, yang paling ditakuti adalah ketika pilot tidak bisa membedakan kabut asap dengan awan hampa udara, yang dapat mengakibatkan turbulensi, dan jarak pandang yang sangat terbatas untuk landing dan take off.

Nah berikut ini foto saat saya mendarat di Pekanbaru 26-03-14 14.00

Biasanya pada ketinggian seperti ini, hutan dan alur sungai terlihat jelas, tapi sekarang sudah terlalu banyak asap yang mengepung.




Sedih kan lihatnya? Asap ini sangat menganggu selain ISPA, mata juga terasa perih karena partikel debu.

Langit tidak lagi terlihat biru, 
Kesal dan sebal karena ini adalah bencana yang dibuat oleh manusia, oleh cukong kayu yang membakar hutan, mereka meraup untung tapi membuat buntung orang-orang dikota yang harus mengeluarkan biaya untuk berobat ISPA.
Banyak yang tergolek lemas di Rumah sakit, tapi mungkin beberapa oknum sedang plesiran keluar negri mencari udara segar.

Ayok mulai bangun kesadaran, hindari illegal logging, pembakaran hutan, dan pencemaran polusi lainnya, SELAMATKAN kota ini, selamatkan keluarga tercinta.
Mari bantu sesama, mari saling mengingatkan.
Isi petisi ini, bantu sembukan kota tercinta ini hasil petisi ini akan dikirimkan ke pihak pemprov agar solusi dapat ditemukan secapatnya http://chn.ge/NwKF7M

Sabtu, 08 Februari 2014

My Guardian Angel and Little Angel



Although our body are far apart, our soul will always be together.


Sudah 4 bulan terpisah jarak ratusan kilometer, kami disibukkan dengan usaha masing-masing untuk membangun keluarga kecil yang masih merangkak naik.
Saya sendiri bukan wanita yang suka berdiam diri membuang waktu belum saatnya saya hanya menengadahkan telapak tangan kepada suami, mungkin karena jiwa muda masih menggelora, yang kadang suka tidak sadar ada anak cantik yang ngekor kemana saja. Hihi.

Rabu, 15 Januari 2014

L'Cheese Factory : Cheesecake nya Pekanbaru



Jika di Jakarta ada Cheese Cake Factory di Pekanbaru ada L'cheese Factory. Huruf 'L' nya sendiri merupakan singkatan dari nama pemiliknya Lintje Siregar atau yang lebih akrab di panggil Opung. Dengan tagline 'First Premium Cheese Cake Store in Pekanbaru' cake shop ini memang satu-satunya yang khusus menjual cheesecake dengan berbagai varian.

Minggu, 12 Januari 2014

Akademi Berbagi Pekanbaru #6 :Kreasi Musik Riau

Mengawali awal tahun pada tanggal 11 Januari saya mengikuti kelas Akademi Berbagi Pekanbaru yang ke 6.
Kelas kali ini mengangkat tema tentang Musik Melayu, ketika tema kelas diumumkan di twitter saya langsung menunggu jadwal pendaftaran dibuka.
saya sangat excited karena musik tradisional telah menjadi bagian hidup saya, mewarnai kedekatan hubungan saya dengan Papa yang tidak jauh dari kegiatan bertemakan seni, dan musik melayu adalah kesukaan Papa saya.
Ternyata pengisi materi kali ini adalah Rino Dezapaty pendiri dari Riau Rhtym.

Sekedar Info, Riau Rhtym yang mengusung musik bertemakan etnocontempo ini pernah tampil di Busan Film Festival tahun (2008),  Opening & Closing Music untuk PON di Riau (2012) , dan yang paling terbaru adalah IPAM di Salihara Jakarta (2013).
Rino Dezapaty atau Bang Rino adalah anak yang terlahir dari Bapak dan Ibu yang berjiwa seni tinggi, Bapak seorang Koreografer dan Ibu seorang penari dan penata rias melayu di balai Dang Merdu yang kini telah berubah bentuk jadi Bank Riau. 

menurut Bang Rino dulunya, dia tidak tertarik dengan musik Metafisika (sebutannya untuk musik tradisional) lebih tertarik untuk mempelajari musik Fisika (musik barat). diawali dengan belajar gitar , lalu bergabung dengan Marching Band Dang Merdu saat masih duduk dibangku SD, bang Rino berhasil menyabet juara 3 solo terompet yang digelar oleh Grand Prix di jakarta, sayangnya saat itu ayah beliau tidak sempat melihat kemenangannya ini.

Saat lulus SMA, bang Rino nekat merantau ke Surabaya, dengan tujuan mencari Kuliah musik untuk menyalurkan talentanya, tapi apa daya, Bang Rino malah salah jurusan dengan masuk ke Fakultas Ekonomi.
setelah mengahabiskan beberapa semester di Fakultas Ekonomi, Bang Rino mendaftarkan diri di IKJ dan lolos masuk kejurusan etnomusicology, mempelajari musik-musik metafisika sejak saat itu mulai tumbuh kecintaannya akan musik tradisional, dan setelah selesai kuliah beliau memutuskan untuk kembali ke Pekanbaru dikarenakan kejenuhannya dan untuk menggali sumber potensi musik tradisional melayu.

Gambus adalah instrument penting dalam musik melayu


Perjuangan berbuah manis tahun 2002, karya pertama Bang Rino di release, Satelite Zapin, yang di launching di Malaysia.

Selain Bang Rino Dezapaty, ada Bang Oji dan Bang Tito yang juga memberikan info bagaimana memanage group Riau Rhytm ini, bagaimana pentingnya berkomunikasi satu sama lain.

di Akhir kelas Bang Rino menambahkan, pentingnya menjaga Komunitas, pentingnya menjadi Leader, cari IDE kreatif lainnya jangan jadi followers dan mengigatkan diperlukannya Team Work yang besar untuk mendapatkan hasi yang besar.

Nah sebagai anak negri harus bangga nih sama contoh-contoh penjaga musik tradisional ini, harus lebih menghargai budaya bangsa kita!

yang penasaran sama RiauRhytm bisa cek di link youtube ini > http://www.youtube.com/watch?v=optyi8Y4U-o

kalau saya sih after class sempat menyaksikan langsung mereka perform, keren bangeeeet, dan ini video perform riau rhtym di akhir kelas diambil dari youtube channel Lianda Marta


Postingan Pertama Tahun 2014

Hallo, akhirnya saya kembali kedunia per-blogan setelah vakum cukup lama dikarenakan expirednya domain saya di www.karinaamalia.com dan selama itu juga saya mencari cara agarmendapatkan domain tersebut kembali tapiii.. tidak berhasil karena ke gaptek-an saya.

aseli saya bingung, berharap siapa tau aja dari teman-teman blogger ada yang mengerti cara mengembalikannya, kalau ada yang bisa please help

saya masih tinggal di Pekanbaru nih, sejak Oktober saya menetapkan diri, dulunya saya bertekad bulat untuk merantau kesini, tapi lambat laun rasa bosan dan di tambah Culture Shock menghantam saya, it's like they eat me up inside. Bahkan saya baru tau kalau yang saya rasakan adalah culture shock gara-gara baca postingannya Lianda Marta

Tahun 2014 ini jadi tahun pertama saya merayakan Tahun Barua-an di kota ini, bersama orang-orang baru bahkan dengan orang yang saya tidak kenal. di Cafe saya mengadakan Pesta Lampion yang disambut antusian oleh pengunjung cafe, dan juga para penontonnya dijalanan, seneng deh rasanya, menyuguhkan suatu cara baru untuk merayakan tahun baru-an di kota ini.

@Publichouse_id

Tapi setelah euforia tahun baru selesai saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan buku-buku berbahasa Inggris yang di beli di kindle, alhasil kosa kata bahasa inggris saya bertambah, tapi juga membuat saya semakin payah menuliskan cerita dalam bahasa Indonesia. huff! dan kegiatan yang nggak kalah seru adalah nonton film korea online, huahahahahah.

Sekarang saya sudah menemukan cara berkomunikasi dengan warga setempat, saya mendekatkan diri dengan orang-orang yang menggelar acara di Cafe, alhamdulillah jadi menambah teman, dan bertemu dengan orang-orang belakang layar kegiatan seru di Pekanbaru. Selain itu saya juga mengikuti kegiatan Akademi Berbagi, walaupun baru dua kali pertemuan yang saya ikuti tapi paling tidak kegiatan itu menghilangkan ke jenuhan saya.  saya sudah pengen banget bikin review kegiatan Akber ini, ya tapi apa mau dikata baru saat ini akhirnya saya bisa nulis lagi. hehehe

Dan sekarang saya jarang bangeeeet ngereview tempat makan atau bahkan pergi ketempat makan. hihi. Tapi sekarang saya mau mulai aktif lagi nih nulis blog ini, biar gak suntuk lagi.

Segini dulu deh ya postingan pertama di tahun ini, semoga ditahun ini pendapatan, karir dan kehidupan saya menjadi lebih baik. Amin,

for those who read this, i wish you to have a wonderful day!






Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...