Kamis, 11 Juli 2013

Prompt #20: Lelaki

Lelaki itu duduk termenung, wajahnya kalut, jantungnya berdegup dengan cepat, bahkan lebih cepat dari hentak-hentakan kaki kelantai yang terus dilakukannya sedari tadi. Di seberang meja duduk lelaki dengan topi model gatsby namanya Anton, dia terkenal di daerah itu. Anton memegang map bewarna merah yang sedari tadi ditunjuk-tunjukkan dimuka lelaki berwajah kalut itu. Entah apa yang sedang dibicarakan mereka berdua. Mereka terlihat seperti detektif yang sedang mengintrogasi narapidana. Tapi bukan, mereka sedang tidak dipenjara.

"Sudahlah Pak, Tanda tangani saja, kamu perlu ini, tidak usah pikir panjang!" gertak Anton dengan nada khas batak. 

from: halobali.net


Setelah jeda yang begitu lama, lelaki itu menghabiskan isi gelasnya dengan sekali tegukan lalu dilihatnya dalam-dalam mata Anton dengan matanya yang nanar.
"Tapi tolong tepati janji, lunasi pembayaran perawatan anak saya Pak." ucap lelaki itu seraya membubuhkan tanda tangannya.
tanda tanggan pada surat jual-beli, jual-beli yang tidak biasa. ya, dia menjual ginjalnya pada seorang makelar di kantin rumah sakit, untuk pengobatan jantung anak tercintanya.

Monday Flash Fiction. Prompt #20: Lelaki

26 komentar:

  1. "... ucap lelaki itu seraya membubuhkan tanda tangannya. Lalu ia tersenyum. Membayangkan sekelumit harap sedang menyelubungi hidup anaknya.

    Menyesal? Ah, tak perlu. Banyak orang yang bisa hidup dengan ginjal yang tinggal satu."
    (suka bikin ending sendiri)

    idenya keren, Kak ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. whuaaa, idemu lebih keren. hikhik udah lama gak bikin ff rasanya ide jadi buntu.

      Hapus
  2. Hmm btw makelar itu butuh ginjal buat siapa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. buat dijual lagi mak, ngga tau dijualnya sama siapa? ahahhahaa

      Hapus
  3. Anton memegang map bewarna merah yang sedari tadi ditunjuk-tunjukkan dimuka lelaki berwajah kalut itu. entah apa yang sedang dibicarakan mereka berdua. mereka terlihat seperti detektif yang sedang mengintrogasi narapidana. tapi bukan, mereka sedang tidak dipenjara.

    mbak ada kalimat yg ga pake kapital tuh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah terimakasih sudah mengingatkan, saya memang suka lupa nih hal major yg kcil-kcil ini. Hehe

      Hapus
  4. Yah, sedih... Jadi inget orang yang jual ginjal buat nebus ijazah anaknya yang di tv-tv itu deh. Ahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah iya ya mak, saya dlu sih pernah ngobrol sama penerima ginjal yg dibeli gini

      Hapus
  5. wah.. keren ini twistnya. tadi kirain mau tanda tangan perjanjian apa. ternyata.

    BalasHapus
  6. satu sisi si bapak ingin anaknya sembuh ya, sisi lain makelar ini mencari uang dari jalan yang kurang etis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi hal-hal seperti ini sebenernya dekat dengan kehidupan kita ya.

      Hapus
  7. ternyata ada ya jual beli ginjal :)

    BalasHapus
  8. kasian bgt bapaknya, -_- .
    jd ingat berita yg legi heboh si bapak jual ginjal demi ijazah anaknya .

    BalasHapus
  9. ironis yaa.. suka sedih kalau baca cerita model gini yang bapak nya rela ngelakuin apa aja demi anaknya :(

    BalasHapus
  10. FFnya bagus, Mbak. Suka dengan idenya. :)

    BalasHapus
  11. Kisah2 seperti ini juga banyak sekali terjadi di alam nyata ya, Mbak. Betapa besar kasih sayang orang tua terhadap anaknya. :)
    Nice FF, Mbak. Lanjutkan. :)

    BalasHapus
  12. singkat dan nyata banyak terjadi di negeri ini.. begitulah pengorbanan para orang tua untuk anak2nya ya mbak :)

    salam..

    BalasHapus
  13. nulisnya buru2 ini? banyak typo.
    oya, bedakan 'di' yg dipisah atau digandeng
    menunjukkan tempat: di pasar
    kata kerja pasif: dipukul

    keep writing :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buru-buru banget sih nggak mak, tapi emang saya orangnya nggak teliti, hihi. Thankyou mak :)

      Hapus
  14. yuk baca artikelnya Pak Guru Sulung di blog MFF mak :D ttg penggunaan tanda baca, dan huruf kapital dsb dsb :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, iya mak perlu banyaaaak sekalo belajar dan baca-bacaa. Thankyou

      Hapus

Leave your comment here..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...