Selasa, 15 Oktober 2013

Dilemma in running a Café Business : a CUP of a good Quality Drinks

Tulisan ini bukan dimaksudkan sebagai pembelaan diri, hanya tulisan dari pemikiran saya yang mengalir begitu saja. 
Bagi yang belum tau, saya sekarang buka Café, makannya tercipta tulisan ini.
Mungkin akan ada beberapa post berkelanjutan tentang Café tapi nggak semua tentang dilema koq, swear, banyak cerita seru dengan pertemuan berbagaimacam karakter Costumer. Tapi kali ini dilema dulu yak. Btw, maaf ya judulnya bahasa inggris isinya bahasa indo. Ehehhee


QUALITY or QUANTITY

Agak dilema memang saat di Café kami sepakat mengutamakan Kualitas. Mungkin kalau berada dijakarta, it's worth to buy kalau rasa sesuai tapi ini tidak bisa terlalu di jalani di kota ini. Well, harus ikut selera Costumer kan?

Saya penikmat makanan enak, begitu juga yang saya harapkan kepada Café. Saya berharap agar semua costumer mendapatkan hidangan yang enak.

Yang akan saya ceritakan disini merupakan curhatan tentang beverages. Untuk membuat minuman yang nikmat tentu perlu ramuan yang tepat. Ramuan yang tepat kami Import dari tempat khusus (rahasia dapur, hehe) agar menciptakan rasa yang nikmat.

Italian soda contohnya, bisa sih taruh digelas yang besar, tapi rasanya strawberry, blueberry dkk diganti oleh selai, rasanya nggak tega nyuguhin selai dikasih soda, walaupun cost jauh jadi lebih murah dan kuantiti lebih. Ini dilema nya, kadang bikin pikiran saya jadi back and forth antara kualitas dan kuantitas, sampai sekarang, saya masih berpakem kualitas.

Yang kedua..

TALL or SHORT

Jujur deh siapa sih yang nggak tertarik minuman disediakan di gelas yang besar/ tinggi, dibandingkan dengan gelas yang kecil / pendek?



Diantara dua gelas italian soda diatas, mana yang anda pilih?

Eits, gelas yang kecil udah diminum sih dikit sama Costumernya jadi isi berkurang dikit. Tapi sebenarnya ini sama  lho isi takarannya..
Niatnya sih biar bentuk gelas bervariasi, tapi ada Costumer yang kira ada penyusutan. Ini juga bikin galau, mau dibalikin ke gelas tinggi, gelas pendek sudah dibeli agak banyakan. rrrr

Bingung kan? 

Nah kalau anda? Pilih mana quality atau quantity? 
Gelas pendek atau tinggi?



Sabtu, 05 Oktober 2013

Thousand Miles

Curhat boleh dong ya..


Jadi, akhirnya saya memutuskan untuk tinggal di Pekanbaru. Suami - Kak Ryan akan tetap di Jakarta. Banyak sih pertimbangan di dalam hati, apa ini benar atau salah.
Keputusan ini bukan semata-mata untuk saya, tapi untuk keluarga.

Iyaaa deh ini ceritanya saya lagi galau, hahah. Saya belum pernah terpisah lama dengan suami. Ketika di Jakarta, walau nggak sering banget quality time, at least setiap dia pulang tengah malam, atau sibuk dengan tugas kuliah dan bacaan beratnya, saya tau dia akan ada setiap pagi untuk mencium kening saya, or just to see his back pack around the house tanda kak ryan sudah pulang.

Mungkin keputusan yang agak egois, well ini harus di coba dulu. Pekerjaan Kak Ryan sebagai pengacara muda yang otomatis harus ngikutin kasus yang ada dari pagi hingga dini hari. Saya tau kadang dirinya agak menahan diri untuk pulang pagi atau pergi berangkat kerja pagi-pagi. Tidak berhenti disitu, Kak Ryan juga harus menyelesaikan S2nya hari sabtu dan minggu.  

Akhirnya the decision has made. Untuk karir selanjutnya lebih baik saya di pekanbaru, mengurus usaha baru, dan disini ada keluarga yang paling tidak akan mengawasi si kecil. Kak Ryan dijakarta untuk menyelesaikan S2 dan agar tidak menahan diri untuk berkerja.

Yah ini baru hari-hari awal terpisah ratusan kilometer, ya saya akui saya ini cengeng sebenernya. Tapi ini keputusan yang saya pikir adalah keputusan yang terbaik. 

We'll meet again soon.

Take Care by, you know, my heart will always belongs to you. 
Deep inside our heart, we'll always be together, no matter how far the distance is.
With Love
Mommy and Lyvia

Sabtu, 28 September 2013

DANCING IN SEPTEMBER (RECAP)

02/09/2013
Selamat ulang tahun anakku. Lyvia.

Ah rasanya baru kemarin Mommy terbaruing di rumah sakit, antara sadar dan tidak akan kehadiranmu karena obat bius yang masih bekerja. Sekarang, sesosok bayi yang tadinya hanya sepanjang tangan Mommy sudah menjadi sepanjang badanku. Lantunan lagu 'happy birthday' Mommy nyanyikan tepat jam 12 malam walaupun matamu terpejam erat, dan lantunan doa-doa dan harapan Mommy panjatkan.
Semoga Lyvi kelak bersinar seperti kilauan berlian yang di idamkan setiap orang, kuat setangguh baja, sehat dan panjang umur seperti pohon oliv, dan ceria sepanjang waktu. Doaku adalah namamu, Kieanna Vallerie Lyvia Tatum. Tak hanya itu, semoga menjadi anak sholehah, menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga ya Nak. I love you.

Maaf ya Nak, tidak ada perayaan diumur perdana mu ini. Teman Mommy rata-rata belum punya anak, hihi. 
Kadonya jadi nggak banyak ya Nak. Daddy belikan anting untukmu, karena anting yang kemarin hilang sebelah. Anting berkilauan yang indah, cocok untukmu, ada mainan, baju dan separu pink yang indah untukmu juga, alhamdulillah Daddy lagi ada rezeki bulan ini, rezeki Lyvi ini namanya ya? Hihi. Mima (nenek) belikan stroller baru, Lyvi sekarang mau duduk tenang di stroller baru tidak seperti di stroller yang lama. Mama belikan Lyvi tempat minum dan teether, Lyvi langsung nggak berhenti minum sampai diapersnya bocor keberatan pipis. Hihi.

Hari ulang tahunmu kita pergi ke fujifilm menemani Mommy bikin pas foto, lalu ke Jl. waru untuk jilid skripsi Mommy. Lyvi makin besar dan pintar, nggak berdiri-diri lagi di mobil. Terus kita ke Grand Indonesia, dengan stroller baru nyamperin Mama. Lyvi terus menyapa orang-orang yang ditemui, sambil melambaikan tangan ber'dadah' ria. Ih kamu bikin gemes!

Malamnya kita tiup lilin, tiup lilinmya sama teman-teman Mama. Ada Om Sigit, Om Pupud dan Tante Yulia. Lyvi temennya tua-tua. Hihi.
Tapi ini Om-Om yang sayang sama Lyvi, tiap kerumah pasti nyariin Lyvi, gendong-gendong sampai Lyvi cekikikan,

Nak, walaupun Mommy kadang ngeluh capek karena jagain kamu, Mommy tetap bahagia. Bisa lihat perkembanganmu, bisa nyanyi-nyanyi, peluk-pelukan 24 jam bikin Mommy happy!

selamat ulang tahun Nak, semoga dirimu menjadi anak kebanggan keluarga, sholehah, baik budi pekertinya. Amiin. Love you dear my baby..





22/09/2013
HAPPY BIRTHDAY DEAR DADDY!

yeeey, selamat ulang tahun suamiku, cie 24 tahun..
masih muda ya sayang, tapi tambah buncit. hiihihi. Daddy terima kasih telah mencurahkan segala kasih sayangnya kepada saya dan juga lyvi. Dengan bimbingan yang bijaksana untuk melihat setiap lika-liku hidup yang dijalani. kadang membuat usia 24 tahun terlihat seperti 42 karena nasehat-nasehatmu. hihihi

tahun ini tidak ada kado special ya, abis ngikutin aja sih orang mau beli kado. alhasil mommy cuma bikinin kue seadanya ya.
Daddy, semoga kuliahnya cepat selesai ya, jadi sabtu minggu bisa punya waktu yang lebih banyak untuk berkumpul. capek kan tiap hari kerja ditambah kuliah? hehe

Dad, iya sih kadang nyebelin ya ada yang masih aja usil sama kehidupan kita, tapi biarin deh ya, mungkin ngiri sama kebahagiaan kita. hahaha.

Daddy, semoga diusia yang bertambah ini bertambah juga kecintaan terhadap keluarga kecilmu ini, dimudahkan rezeki nya, sehat selalu dan tambah sukses kehidupannya ya. amiin

love you!



26/09/2013
WISUDA!

Alhamdulillah akhirnya diwisuda juga. hehe. walaupun sebenarnya sudah lulus dari 6 bulan lalu, karena ambil skripsi lebih maju 1 semester, tapi kalau belum wisuda kayaknya serasa belum lulus deh ya. hihi

Dies Natalis dan juga Ulang tahun kampus jayabaya ke 55 tahun diadakan di Balai Sudirman. saya duduk berdampingan dengan sahabat karib saya, Chini Juanda, dan disamping-samping saya ada teman-teman yang mewarnai kehidupan kampus.
selama wisuda saya dan teman-teman sibuk bercanda dan mengulas 'orang-orang' yang sangat amat terkenang saat masa kuliah intinya sih ngegosip. hihi.

tapi sedih juga ya, selama 3,5 tahun bareng-bareng kini kita harus berjuang masing-masing, pulang ke kampung halaman masing-masing. semoga apa yang dicita-citakan tercapai, dan semoga ketika nanti kita bertemu kembali cita-cita setiap sahabat-sahabat semasa kuliah ini sudah tercapai. Amin..
dan semoga ilmu-ilmu yang telah diberikan oleh dosen semasa kuliah memberikan keberkahan baik untuk muridnya dan juga dosennya. Amiin..





Minggu, 25 Agustus 2013

Lyvia 1st Movie : Pentingnya pendengaran bayi.

Mungkin sih postingan ini udah telat hampir 1 bulan, tapi nggak apa-apalah ya. 



Sekarang kegiatan nonton di movie theater pasti udah nggak asing lagi kan? Nah kegiatan ini bahkan udah jadi rutinitas pasangan-pasangan, nah bagaimana yang membawa bayi/balita?

Postingan ini saya tulis karena saya sendiri mengalami hearing loss sedari bayi, bukan karena kesalahan orang tua tapi memang dari karuniaNya harus seperti ini, jadi saya ingin Lyvi lebih bisa mendengar suara-suara indah yang mungkin tidak saya dengar, dan alasan kedua adalah rasa concern terhadap orang tua yang membawa bayi nya nonton film tanpa memberikan perlindungan apapun terhadap kuping bayi mereka. Lyvia baru saya bawa nonton di usia 11 bulan, tapi banyak lho yang membawa anak di usia 6 bulanan. 
Mungkin anak yang dikira tidur ketika nonton bioskop dikira nyaman dengan suasananya, atau mungkin dikira anak yang aktif menonton dikira senang, tapi kita saja yang dewasa kadang suka sakit kan kupingnya kalau suara di dalam bioskop terlalu kencang? Nah apalagi bayi kan?

Yang sangat harus disediakan bila membawa bayi adalah earmuff, eits tapi bukan earmuff seperti yang dipakai di musim salju ya! Earmuff yang dimaksud adalah earmuff kedap suara, kalau orang dewasa suka pakai ketika latihan menembak atau bermain drum agar kuping tidak mengalami kerusakan.

Earmuff yang saya beli bermerek babybanz, tapi ada juga peltor yang juga sangat direkomendasikan, ukurannya ada dari newborn sampai toddler. Saya benar-benar searching earmuff ini demi bisa nonton bioskop, walaupun searching agak lama, tapi worth to buy!



Kenapa harus memakai earmuff?
Alasan utama yang pasti adalah untuk menjaga kesehatan kuping bayi, agar tidak terjadinya 'hearing loss' atau kehilangan pendengaran. Karena setiap paparan suara diatas 100 decibel yang didengar  akan membahayakan anak-anak apalagi telinga kecil mereka akan menguatkan suara sebesar 20 decibel daripada yang di dengar oleh orang dewasa.

Earmuff juga harus dipakai ketika pergo karokean, menonton konser, pertandingan, dan naik pesawat. Kalau di runaway pesawat suka liat petugas yang pakai headphones? Nah earmuff yang dipakai persis seperti itu.

Earmuff tidak membuat anak jadi tidak bisa mendengar sama sekali. Anak tetap akan mendengar tapi dengan volume suara yang lebih kecil. Earmuff juga nyaman karena terdapat busa-busa tebal yang membuat telinga tetap tertutup dan earmuff tidak bergeser.

Nah sekarang kalau mau nonton jangan lupa perlindungan kuping untuk anaknya ya..


Saya menonton Conjuring - film horor di kota kasablanka bersama saudara-saudara lainnya jadi didalam bioskop rata-rata keluarga saya jadi kalau Lyvi rewel mereka bisa maklum tapi kalau banyak orang lain pasti udah nggak nyaman tapi untungnya lyvia tidur selama menonton.

Pengalaman menonton pertama yang sebenarnya bikin saya deg-degan secara film horor saya takut tiba-tiba teriak karena kaget dan takut suara-suara seram membuat lyvia terbangun ternyata earmuff berkerja dengan baik, hehe. 

Ini pengalaman nonton bersama bayi ya, kalau balita pasti berbeda, mereka udah bisa jalan-jalan kalau bosan. Yang pasti kalau balita, pastikan stock makanan dan mainan teraedia. Hihi.


Berikut tips membawa bayi menonton:

1. Pilih jadwal yang tidak terlalu padat, agar tidak menganggu penonton lain ketika bayi rewel. Atau sesuaikan dengan jam tidur bayi, kalau waktunya mereka tidur dijamin bayi akan tidur selama kita menonton. Ini yang dialami lyvi ditambah dengan earmuff tidurnya pulas sekali..

2. Bawa mainan atau makanan cemilan.

3. Bawa nursing cover bila masih menyusui.

4. Pakaikan baju yang agak tebal agar tidak kedinginan.

5. Bersedia keluar jika anak rewel dan tidak bisa ditenangkan.

Nah sudah siap menonton? Selamat menonton!

Selasa, 20 Agustus 2013

Lyvia, Lyvia

Sudah hampir setahun menikmati peran baru saya, menjadi Ibu. Tiba-tiba pengen aja nulis tentang anak tercinta, ya saya jarang nulis tentang perkembangan milestonenya, padahal pas hamil dulu bikin janji untuk nulis milestone atau bikin blog khusus Lyvi, tapi nulis di blog sendiri aja masih nggak konsisten. salut sama Ibu-ibu yang konsisten untuk nulis tentang anak dan membuat progresnya. Jadi ya disini aja deh nulis tentang Lyvi, sesempetnya, dan kali ini berjanji harus disempet-sempetin karena tulisan ini suatu saat akan menjadi kenangan.

Lyvia Lennon
Saya menikah diusia <s>19 tahun</s> ralat 18 tahun tepat dihari ulang tahun saya, Desember 2011. lalu langsung hamil di bulan Januari 2012. Selama kehamiulan tergolong proses yang mudah, saya selalu menanamkan hypnosis diri bahwa saya sehat dan kuat, alhamdulillah kejang-kejang diperut saya abaikan saja. Lagipula saya bukan pribadi yang suka dikasihai dan mendramatisir keadaan pada saat hamil, dikarenakan teman saya yang juga masih pada muda-muda, saya tidak ingin memberikan kesan bahwa hamil menyakitkan dan melahirkan lebih menyakitkan lagi. hehe
Tapi yang sulit itu adalah mendengar gosip tentang saya yang bertubi-tubi dari segerombolan kelompok, gosip saya hamil di luar nikah. hiks. Untungnya ada sahabat dan keluarga yang menguatkan saya, agar tak mudah terpancing emosi.

Maka dari itu, untuk yang berniat nikah muda, satukan pikiran dengan calon pasangan, nikah muda bukan hanya modal nekat. Karena usia muda saatnya emosi meledak-ledak, dan ya yang tersulit adalah gosip atau masalah kecil yang bisa besar kalau tidak diselesaikan secara dewasa, dan menurut saya, walaupun sudah menikah, karena usia yang masih muda, masih diperlukan sara-saran atau pengawasan dari orang tua agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. eits, melenceng. back to the main topics

Tahun lalu, pada bulan-bulan ini saya sedang rajin-rajinnya periska ke Dokter, nyiapin tugas-tugas dari dosen untuk perisapan UTS. yap, saya masih mahasiswa tingkat akhir ketika hamil.
Sekarang, saya sedang duduk didepan Crib Lyvi, panggilan dari Kieanna Vallerie Lyvia Tatum, anaknya sedang sibuk bermain dengan boneka kesayangan dari Mamanya (Kakak saya). Namanya memang terdengar seperti bule-bulean, tapi yang terpenting adalah arti, dan sebenarnya itu gabungan nama Inggris dan Arab, harapan Lyvi suatu saat akan melangkahkan kaki ke dua negara makmur tersebut. Saya juga tidak membiasakan memanggilnya 'Kakak' menurut saya belum waktunya, biar dia tau namanya adalah Lyvi, agar tidak bingung, nanti dikira namanya Kak Lyvi. hehe.
Lyvi Saat saya sedang menulis post ini

Kehadiran Lyvi tentu memberi warna indah dalam hidup, setiap malam terbangun menatap wajahnya yang damai, membuat hati juga menjadi damai. Walaupun ada cita-cita yang harus ditunda tapi it's all worthed ketika melihat senyum dan perkembangannya.

Lyvia and Momo
Seperti yang pernah saya ceritakan bahwa saya memasukkan Lyvi ke sekolah balita, perkembangannya menjadi pesat tapi selain itu saya juga yakin ini karena pengaruh ASI Ekslusif yang diberikan. Lyvi selalu ceria, hobbynya mendengar musik dan cerita, kalau musik atau cerita selesai dia akan mulai teriak-teriak dan membuka halaman-halaman buku, selain itu hobbynya adalah menari ketika mendengar lagu "nagnignung, lagu batak dan lagu nasional yang dilantunkan oleh Opungnya. Hobbynya yang extrem adalah 'Upside Down' diawali dengan menyanyi lalu saya akan mengankat kakinya keudara dan membalikkan badannya. Lyvi selalu tertawa sehabis aksi extremnya itu.
Kegemarannya yang lain adalah terobesesi pada Laptop. Lyvi sangat suka melihat layarnya, memencet-mencet layar dan keyboard. Kakak saya adalah temannya dalam bermain laptop. Tapi saya sekeluarga jarang mengizinkannya menyentuh laptop, karena itu Lyvi pandai merajuk pada Kakak saya, nyender-nyender sambil pelan-pelan pegang laptop, niatnya biar diijinin main, kalaupun iya diijinkan hanya 5 menit, lebih dari itu saya yakin tombol keyboard ada yang copot, lagi.

Lyvia with Daddy
Kini sudah bisa memanggil Mama, Daddy, dan memanggil saya Momo. kosa kata lain selain itu masih tidak jelas ada "bejebeje""bejebah", tapi yang selalu dikatakan "apacih" mungkin karena mendengar saya yang tadinya suka bercanda dengan bilang "apasih". Sudah tau jika dilarang dengan kata 'NO', melambaikan tangan dengan perintah 'bye atau dadah' atau ketika harus melepaskan barang dari genggaman dengan kata 'Let Go'.
Lyvi baru mulai di tatah, tapi kalau di dalam Cribnya, Lyvia sudah bisa berjalan sendiri, kalau di lantai, pasti jadinya malah joget. kalau merangkak Lyvia udah cepet banget, apalagi kalau melihat kabel bergeletak.

Lyvi tumbuh menjadi pribadi yang ramah, murah senyum, dan jail, asal tidak mendengar suara yang bernada tinggi alias cempreng. Tenaganya juga sangat kuat, tidak ada yang kuat mengenddongnya karena Lyvi suka bergulat ketika digendong, hanya Daddy nya yang kuat menggendongnya.
Mbaknya kini resign, dan saya akhirnya jadi stay at home Mom mengurus keperluan Lyvia. Saya masih terus menyesuakan diri menjadi ibu yang baik dan lebih baik lagi, tidak dipungkiri jiwa muda kadang masih bergolak ingin bebas jalan-jalan.dan kadang iri dengan teman-teman yang sedang menghabiskan masa muda berwisata keliling pulau. hihihi.

Beberapa kali juga Lyvi sakit, dikarenakan alergi yang belum diketahui asalnya. Kata dokter dia memiliki alergen yang kuat dari orang tuanya, saya dan suami. Tapi alerginya sepertinya sama seperti saya, debu, menyebabkan meler yang berkepanjangan dan juga membuatnya batuk, akhirnya beberapa kali Lyvi di fisioterapi dengan inhaler.



pemotretan Lyvia

Perjalanan Lebaran Cileungsi - Jakarta


ah tidak terasa bulan depan bayi yang tadinya terlahir hanya dengan berat 2.9kg dan terlihat kisut, akan berumur 1 tahun dengan tenaga algojo. Nak, sehat selalu ya, jadi anak baik, pinter, dan nurut ya. Jangan jadi pemarah kaya Mommy, jadi pesilat aja kaya Daddy karena tenagamu udah cocok, atau jadi pembaca puisi yang handal kaya Daddy karena kamu suka banget sama buku kan?..  jadilah anak yang berguna, dan shalihah, selalu berada dijalan yang benar ya Nak. Jangan jadi keras kepala karena banyak yang sayang ya. Love You

Jumat, 16 Agustus 2013

Lebaran

Hallo!
Bagaimana lebaran kemarin? Body beneran jadi lebar-an nggak nih? Hihihi.
Ternyata saya belum posting tentang lebaran saya ya.

Lebaran kali ini masih berada dijakarta, masih belum siap membawa anak yang masih bayi dan 'lasak' #alasan. Hehe. Selain dari itu ada beberapa saudara pihak Mama yang berlebaran di Jakarta. Kalau keluarga Papa semua berada di Pekanbaru.
Lebaran bagi saya biasanya memang hanya dirayakaan dengan kumpul-kumpul dengan keluarga mama, entah kenapa, adik-adik papa saya dari dulu selalu sibuk dengan urusan masing-masing, kadang kelihatan dari raut papa, kalau dia menginginkan adiknya datang berlebaran kepada dirinya tanpa diminta. Eh jadi curcol.

Jadi rumah kami penuh dengan riuh gempita orang-orang terkasih, ada
Tante atau Mami yel, adik perempuan satu-satunya Mama yang juga tidak pulang mudik, Om Cen yang datang sendiri ke Jakarta, istri dan anaknya berlebaran di tanjung pinang. Lalu hari ke tiga ada Om Besar, Abangnya Mama, yang juga seorang datuk, jadi kami tidak memanggil nama, justru melabeli dengan panggilan Besar yang dibuat oleh kakak saya. Hehehe.

Menikmati Lontong dan Rendang buatan Mama, menikmati bincang-bincang dan ini adalah Ramadhan pertama saya dengan anak,  Ramadhan tahun lalu saya masih hamil, tahun ini ada bayi bawel yang jadi pusat perhatian para om dan tante, secara Lyvi ini keponakan pertama dan satu-satunya.

Berlebaran kerumah mertua di cileungsi juga pasti, walaupun perjalanan menempuh waktu dua jam seperti perjalanan ke bandung. Tadinya was-was  Lyvi akan meraung-raung dimobil karena bosan, tapi ternyata dia tidur pulas karena capek setelah bermain dengan om, tante, atuk, beserta kakek neneknya.

Walaupun lebaran di Jakarta seru, saya tetap merindukan lebaran di kampung halaman, dimana jalanan di hias, ada takbir keliling, dan hari raya yang ramai dengan tamu-tamu. Di Jakarta terasa sepi..
Semoga tahun depan bisa pulkam ya,

Mohin maaf lahir batin untuk semuanya, happy Eid mubarak!

Sabtu, 27 Juli 2013

Pemenang Ramadhan Giveaway!


Hallo, pasti udah nungguin pengumuman pemenang ya? Udah buka puasa belum? Apa daritadi mondar-mandir nungguin pengumuman ya? Hehe.


Agar lebih obuektif penilaian tidak hanya dilakukan oleh saya, tapi oleh Mama, suami, kakak saya dan keluarga saya yang lain, semua disuruh baca tulisan-tulisan yang masuk. hihi. Akhirnya saya dan Team telah mencapai kesepakatan. Tulisan yang dikirim memiliki banyak ciri khas dan cerita yang berbeda-beda, tapi kebanyakan cerita anak kos ya? hehe

Nah berikut pengumuman Pemenang, selamat untuk pemenang!

Pemenang 1: 
Fachrihatul Jannah. Ramadhan JIKA aku bertemu ibu MAKA aku akan menari.
http://farichatuljannah.blogspot.com/2013/07/ramadhan-jika-aku-bertemu-ibu-maka-aku_14.html
Tulisannya berhasil bikin saya berlinanyan air mata. Hehe. 


Pemenang Ke 2:
Hanna Sugiarti
Ikhlas beramadhan, ikhlas berbagi, iklas menanti.
http://kinzihana.blogspot.ae/2013/07/ikhlas-beramadhan-ikhlas-berbagi-ikhlas.html#comment-form
Semoga bisa cepat berkumpul ya Mak!



Pemenang ke 3:
Vicky Laurentina
Takbir dan mengejan pun berlomba.
http://georgetterox.blogspot.com/2013/07/takbir-dan-mengejan-pun-berlomba.html
Baca tulisannya bikin saya deg-degan dan akhirnya legaaa! 


Pemenang Ke 4:
Insan Robbani
http://mediamacarita.blogspot.com/2013/07/ramadhan-dalam-dua-cerita.html
Buah manis atas perjuangan ya! Terus ikhtiar ya Mas! 


Pemenang Ke 5,6&7
Pak de Cholik 
http://abdulcholik.com/2013/07/22/ramadhan-di-amerika-serikat/
Untung sekarang nggak teraweh jauh-jauh ya Pak

Rulli Retno Mawarni

Ramadhan saat itu
http://ruliretno.blogdetik.com/2013/07/18/ramadhan-saat-itu/
Kompak selalu dengan suami ya mak!

Dan
Ika Hardiyan Aksari
http://ichaituika.blogspot.com/2013/07/sahur-emak-kos-ala-si-anak-manja.html
Ini anak manja yang tidak manja lagi :))



SELAMAT UNTUK PEMENANG!
Silahkan email saya ke karinaamalia@icloud.com/sms ke 087883143526 untuk alamat pengiriman hadiah.

Terimakasih untuk semua yang telah mengirim ceritanya, terima kasih atas partisipasinya, yang belim menang semoga lain kali menang ya, kapan-kapan saya akan bikin give away lagi! :)

Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. Terima kasih

Rabu, 24 Juli 2013

Ramadhanku, berbagi senyum antar sesama.

Hallo! Bagaimana puasa anda? Semoga lancar tanpa gangguan ya? Amin..

Rasanya bulan ini berjalan begitu cepat. Hmm.. Menunggu 11 bulan untuk bulan ini rasanya cukup panjang, jadi bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat ditunggu.

Saya melakukan kegiatan yang biasa dilakukan keluarga saya di masa Ramadhan. Menjaga toko (maklum pedagang, hehe) dan membagikan makanan di jalan. Yap, saya lahir di keluarga yang memiliki jiwa sosial yang tinggi, bahkan kalau menurut saya, papa saya jiwa sosialnya kelewat tinggi, yang kadang bisa jadi lebih besar pasak daripada tiang, karena dirinya yang suka menolong orang yang dia kenal, bahkan sekalipun duit di kantongnya sudah habis. Hihi. Tapi Alhamdulillah, janji Allah bahwa setiap kita membantu sesama, cepat atau lambat pasti akan diganti oleh Allah. 

Sebenarnya tidak harus bulan puasa kita membantu sesama, tapi kadang kita terlalu sibuk akan urusan dunia, dan ketika bulan puasa datang, baru kita mengingat kembali urusan spiritual.


Tahun ini, Saya dan Mama kembali merencanakan untuk membagi makanan dijalanan. Tapi kali ini kami memilih untuk memasak sendiri, ternyata hasil yang di dapat lebih banyak daripada memesan pada catering.

Lauknya berupa nasi, telur gulai, sayur buncis, tempe tiram, dan bihun goreng. 
Setelah selesai di pack saya bersama suami dan supir, meluncur ke jalanan ibu kota yang sudah mulai agak padat, melewati jalan-jalan sekitar pasar rumput. Disana banyak saya temui wajah muram yang sedang duduk  beralaskan aspal hitam ditemani karung goni. Kotak demi kotak kami berikan, pada bapak-bapak yang sedang menggali jalanan, tukang sampah yang sedang memilah sampahnya, dan pak satpam yang mendadak jadi 'polisi cepek' untuk mengatur jalan yang mulai semrawut. Terukir senyuman dari setiap orang yang menerima kotak berisi makanan, senyuman yang mendamaikan hati. Alangkah senangnya melihat orang lain senang. 

Sayang, saya lupa mengabadikan senyuman itu..

Postingan ini saya buat bukan untuk pamer, tapi saya ingin mengajak kepada anda semua..

Yuk membantu sesama.

Dimulai dari lingkungan sekitar anda, atau boleh koq nitip sama saya buat dijadiin nasi kotak, hehe.

InshaAllah, senin ini kami akan kembali berkeliling.
Semoga Ramadhan kali ini berkesan untuk anda. Ini cerita Ramadhanku apa cerita Ramadhanmu?



Rabu, 17 Juli 2013

MFF Prompt #21 Cinta Mati

Pikiranku melayang, mengingat semua kenangan tentang kita. Kenangan ketika pertama kali kamu temukan aku yang hampir menghabisi hidupku ditepi jurang. Kamulah yang menyeretku menjauh dan temukan hidup baru. Kamu yang menyentuh ragaku, membuatku merasa lebih hidup, lalu sentuhan itu masuk ke dalam relung-relung jiwaku yang kosong. Kau sentuh hatiku dengan Cinta, rasa cinta yang lain. Cinta yang tidak pernah kurasakan dan kumiliki sebelum aku bersamamu. 

Apakah kamu tau seberapa besar perasaanku untukmu sekarang? Seberapa besar pengorbananku? Kita sudah berjalan sejauh ini. Sungguh ini adalah penghianatan yang sangat berat. Aku tidak kuasa melihatmu sekarang. Kamu tau? Kamu sudah menggoreskan luka yang teramat dalam untukku. 

Dulu pelukan hangat itu milikku. Pelukkan yang membuatku merasakan hangat hingga ke dalam batinku, yang membuatku merasa utuh. Masihkah kamu ingat ketika kita saling menyayangi? Pada saat kita berpagut pada ke indahan cinta abadi? Ah, mungkin hanya aku yang menganggapnya abadi. 

Kini pelukan dan ciuman mautmu telah berpindah. Kamu dengan mudahnya meninggalkan aku, memberikan semua rasa yang pernah kita miliki kepada orang lain. Kamu tidak konsisten dengan makna cinta yang kamu ajarkan padaku? Atau selama ini hanyalah dusta? 

"Aku cinta padamu, tolong pikirkan lagi semua yang telah dilalui Sayang.." ucapku dengan putus asa. Ya, aku putus asa, aku tau kau tidak lagi memilik rasa yang sama denganku.

“Aku tidak akan memikirkan apapun lagi, kita harus berjalan sendiri-sendiri.”

Bull*hit! Tidak. Aku akan selalu denganmu!”
"Get a life!" balasmu angkuh.

"You're my life, tau kah kamu betapa aku membutuhkanmu? Kamu tidak ingat apa yang kamu perbuat padaku? Kamu yang menjerumuskan aku pada kehidupan ini. Kamu itu hidupku!" 

“Cari saja yang lain! Aku sudah menemukan wanita idamanku. Aku bisa berubah, kamu juga pasti bisa. Tolong kita akhiri semua disini. Perasaanku sudah berubah, kita tidak akan bisa bersama sampai kapanpun. Tidak akan ada yang bisa merestui kita bersama”

Hatiku panas membara, mendengarmu menemukan wanita impianmu. Rasanya hidupku berakhir. Restu? Dulu kamu bahkan tidak memperdulikan siapapun di kehidupan kita selain dirimu dan diriku. Kenapa sekarang kamu memikirkan tentang hal ini?

“Aku hanya untukmu, dan kamu hanya untukku! Selamanya!!” Ucapku geram. 

----

“Katamu, kamu ingin mengakhiri ini kan Sayang? ”

“Sudah cukup! Hentikan, lepaskan aku!!” ucapmu memelas, suaramu lambat laun menghilang. Erangan dan desahanmu bagaikan musik yang mengalun indah di indra pendengaranku. Ah dirimu sungguh terlihat lebih tampan dengan mukamu yang meringis.

“Sebentar lagi Sayang, beberapa irisan lagi, kita akhiri penderitaan ini. Aku tidak akan sanggup melihatmu dengan wanita. Kamu tau? aku ini lelaki yang sangat memujamu. Aku inginkan cintamu hanya untukku. Kalau itu harus berakhir, beginilah cara kita mengakhirinya. Maaf sayang kisah kita tidak akan seindah Romeo dan Juliet, cara mereka mati terlalu anggun. Kamu harus rasakan sakit hati yang aku rasakan selama berbulan-bulan, sayatan dan perasan jeruk nipis ini merupakan perpaduan yang sangat cocok untukmu, agar kamu bisa rasakan betapa perih rasanya ketika kamu duakan aku dengan wanita. Cintaku padamu tidak akan mati. Raga dan Jiwamu kini hanya milikku..”

Duhai sayangku betapaku
Menginginkanmu sampai mati
Parutkan luka yang teramat dalam oh kasih
Suguhkan segala raga dan jiwamu untuk ku



Words Count: 503


Senin, 15 Juli 2013

Berani Cerita #20: Musikku

"Hai, suka piringan hitam juga ya?" Dina terpakasa menghentikan pencariannya sejenak, dan melihat siapa laki-laki yang menyapanya.

"Ah, iya. Maaf lo siapa ya?"
"Gue Andy, gue juga suka piringan hitam.  Tumben ada cewek suka piringan hitam begini"

---

Itulah awal mula Dina dan Andy berteman, kemudian mereka saling pinjam meminjam piringan hitam, sama-sama hunting piringan hitam di berbagai tempat. Dan akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih.

---

"Sayang, kamu kerumahku ya? Aku ada surprise buat kamu." Ucap Andy pada Dina melalui pesan singkat.

Dina yang sedang tidak ada kegiatanpun menyanggupinya. Dina sering memasak bersama Mamanya Andy jadi rumah Andy sudah tidak asing baginya.

---

Sesaat di rumah Andy, saat itu rumah kosong, hanya ada Andy. Dina memilih untuk menunggu di ruang musik. Ruangan penuh koleksi piringan hitam rapi berjejer sesuai abjad, ya, Andy lelaki yang perfeksionis dalam mengatur barang-barangnya.
Dina yang paling tidak suka menunggu akhirnya terusik dengan kotak bewarna orange disudut ruangan.

"Kotak apa ini?" Gumamya dalam hati.
Dibuka nya secara perlahan "ah kaset?"
Tidak pernah sebelumnya Andy mengutarakan kecintaannya pada kaset? Kaset yang banyak tanpa cover, tapi.. Semua diberi label bernama wanita. Diputarnya kaset bernama Rina.

Dina tersentak sesaat mendengarkan kaset, kaset tersebut penuh tangisan dan  rintisan kesakitan meminta tolong
Begitu juga isinkaset bernama Anisa, Mira dan Eka.

Add caption


"Kamu ngapain berantakin kaset aku?!" Gertak Andy membuyarkan pikiran Dina
"Aku cuma lihat-lihat koq, aku penasaran, ini kaset apa? Sejak kapan kamu koleksi kaset?" Wajah dina pusat pasi. Matanya nanar, jantungnya semakin berdegup saat dia melihat benda yang dipegang ditangan kiri pacarnya itu.

"Ah kamu sudah terlanjur mendengarnya, kamu tau kan aku suka keaslian suara? Piringan hitam kosong untuk merekam sulit dicari. Makannya aku merekam suara dengan kaset. Dan suara yang baru kamu dengar, adalah suara asli Almarhum pacar-pacarku sebelumnya, dan ini hadiah untukmu, untukku juga, hadiah hari jadi kita, cutter dan kaset untuk suaramu"

---

Words count: 285




Kamis, 11 Juli 2013

Prompt #20: Lelaki

Lelaki itu duduk termenung, wajahnya kalut, jantungnya berdegup dengan cepat, bahkan lebih cepat dari hentak-hentakan kaki kelantai yang terus dilakukannya sedari tadi. Di seberang meja duduk lelaki dengan topi model gatsby namanya Anton, dia terkenal di daerah itu. Anton memegang map bewarna merah yang sedari tadi ditunjuk-tunjukkan dimuka lelaki berwajah kalut itu. Entah apa yang sedang dibicarakan mereka berdua. Mereka terlihat seperti detektif yang sedang mengintrogasi narapidana. Tapi bukan, mereka sedang tidak dipenjara.

"Sudahlah Pak, Tanda tangani saja, kamu perlu ini, tidak usah pikir panjang!" gertak Anton dengan nada khas batak. 

from: halobali.net


Setelah jeda yang begitu lama, lelaki itu menghabiskan isi gelasnya dengan sekali tegukan lalu dilihatnya dalam-dalam mata Anton dengan matanya yang nanar.
"Tapi tolong tepati janji, lunasi pembayaran perawatan anak saya Pak." ucap lelaki itu seraya membubuhkan tanda tangannya.
tanda tanggan pada surat jual-beli, jual-beli yang tidak biasa. ya, dia menjual ginjalnya pada seorang makelar di kantin rumah sakit, untuk pengobatan jantung anak tercintanya.

Monday Flash Fiction. Prompt #20: Lelaki

Give Away: Ramadhan

Hallo readers, seperti yang telah saya janjikan, saya akan mengadakan give away sehubungan dengan bulan Ramadhan.

Tema yang diusung adalah Ramadhan. Anda bisa menceritakan pengalaman seru, sedih, haru atau bahagia ketika di bulan Ramadhan. Ketika berpuasa ataupun ketika berlebaran.

Pemenang dari Give away ini akan mendapatkan hadiah Baju dari butik saya. Nah ayo para ibu-ibu ikut give away ini atau bapak-bapak juga boleh hadiahnya bisa buat istri/ibu/pacarnya. Hehe.

Berikut Syarat dan ketentuan yang berlaku:
1. Buat tulisan yang sesuai dengan tema: Ramadhan. (Berupa pengalaman Anda, boleh kisah haru, seduh, lucu dan bahagia)
2. Boleh diikuti oleh blogger berplatform bebas, tidak berbatas usia, dan jenis kelamin, baik yang sudah menikah ataupun belum. Boleh diikuti oleh blogger dimanapun asalkan untuk pengiriman hadiah beralamat di Indonesia.
3. Tulisan harus baru, hasil karya orisinil. belum pernah diikutkan lomba/give away dimanapun.  Bukan cerita Fiksi. Hanya 1 tulisan untuk 1 peserta.
4. Menggunakan Bahasa Indonesia (tidak Alay dan tidak mengandung unsur Sara)
5. Mengikuti/Memfollow Blog ini. Pada bagian bawah cerita dituliskan Tulisan ini diikutsertakan untuk GA dalam rangka Ramadhan Giveaway dipersembahkan oleh Zaira Al ameera, Thamrin City blok E7 No. 23 Jakarta Pusat Di link kepada halaman ini.
6. Wajib memasang Banner dibawah ini


7. Mendaftarkan Url tulisan Disini
8. Give away ditutup tanggal 25 Juli 2013 pengumuman di umumkan tanggal 27 Juli 2013.

Hadiah:
Pemenang ke 1: 
Abaya Full Payet Dubai, by Zaira Al- Ameera.


Pemenang ke 2:
Abaya Motif, Zaira Al-Ameera


Pemenang ke 3:
Gamis Renda.


Pemenang ke 4:
Setelan baju Muslim, Blouse dan Rok


Pemenang ke 5 dan 6:
Sajadah Pocket.



Nah menarik kan hadiahnya, ayo segera kirimkan tulisannya, dan dapatkan baju ini untuk dipakai lebaran. hehe.

KEPUTUSAN JURI TIDAK DAPAT DIGANGGU GUGAT.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...