Jumat, 26 Oktober 2012

Casting The Raid II : Berandal

Eitss. bukan saya lho yang casting.. jadi begini ceritanya

Tanggal 25 October kemarin, kalau dulu pas masih pacaran itu tanggal anniversary, karena udah nikah, ya tanggal itu ga terlalu di rayain. 
pas tanggal segitu juga suami bilang kalau ada casting sekuel film The Raid di kantor PT. Merantau Film. The Raid adalah film aksi bela diri Indonesia yang di produseri Gareth Evans, dan menjadi salah satu film box office, yang memenangkan  The Cadillac People's Choice Midnight Madness Award[ dan sempat diputar di beberapa negara. kali ini yang dibutuhkan adalah petarung dari daerah jabodetabek. Kebetulan suami seorang Martial arts Junkie (pencak silat dan tarung derajat) dan asli betawi, langsung saya membujuknya untuk ikut casting, ya lumayanlah bakatnya kepakai kalo diterima, dan suami saya kan narsis. jadi bisa tersalurkan narsisnya. hehe.

setelah akhirnya suami setuju untuk ikut casting, kita langsung ambil langkah seribu untuk mempersiapkan ke tempat casting, tentunya baju training yang nyaman untuk dipakai, karena di test kemampuan bela dirinya. sayangnya, baju training masih basah, sebenarnya suami punya banyak baju training dan baju silat, tapi entah kenapa dia cuma pede kalau pake baju training kesukaanya, dan baju tersebut masih rada basah. yasudahlah dari pada ga jadi pergi baju yang masih basah tetap dibawa, dan berharap akan cepat kering.

setengah jalan, kami men-check bajunya dan ternyata ada bagian yang belum kering, alhasil suami memberikan ide yang nyeleneh, yaitu menjemurnya dengan menggantungkan bagian basah di kaca mobil. begini jadinya..



suami dengan background baju sedikit basah
saya dengan background celana sedikit basah

setelah sampai ditempat casting, sudah tidak banyak orang yang akan mengikuti casting, lagipula itu baru hari pertama jadi mungkin banyak yang belum tau. setelah mengisi persyaratan dan menunggu untuk beberapa saat, suami dan beberapa orang lain dipanggil naik kelantai dua, tadinya saya ga ikut, tapi setelah bingung nunggu sendiri di lobby, saya juga ikut naik. heheheh
diatas para peserta casting dikasih video koreografi silat yang harus diperagakan. ada yang megang golok dan yang satu yang menangkis. saya ga tau nama gerakannya apa kalau disilat. terlihat menyeramkan karena dari ruang tunggu terdengar suara  ciat-ciat nya dan ada beberapa peserta yang keluar karena terluka, ada yang kuku jempolnya patah karena terkena sabitan golok *untung bukan jempolnya* ada yang bibirnya berdarah kena tonjok. langsung beberapa peserta yang akan mengikuti casting mengundurkan diri dan langsung pulang, tapi yang saya liat suami saya pede-pede aja. saya yakin sih dia bisa, karena udah sering liat dia silat-silatan tapi ya kalo kena golok serem juga.
setelah hampir satu jam suami saya masuk casting, sebenarnya saya juga bisa masuk, kalo kepedean ikut masuk. ruang casting yang sempat terlihat itu seperti ruang latihan silat, ada matrass di permukaan lantai dan disitu para pesilat akan memeragakan koreografi se-asli mungkin. kekuatan dan gerakan harus sama seperti silat tapi jangan sampai mengenai lawan. dan diujung ada kamera yang akan merekam untuk dokumentasi.
suami saya mendapatkan peran yang megang golok, ya dia pede lah udah sering main-main sama golok, tapi saya lebih baik ga liat deh, walau pintunya sempat kebuka beberapa kali. 
dengan tiga kali take akhirnya casting selesai, jadi hanya menghabiskan waktu lima belas menit. selama menunggu saya juga sempat ketemu sama iko uwais lhoo.. dan emang ganteng ternyata. hihi.


ini penampakan setelah casting

pengumuman castingnya sih kayaknya masih lama, karena casting dibuka sampai mendapatkan kualifikasi yang cocok. tapi ga tau yang dicari juga yang bagaimana dan untuk posisi apa. hihi. ya kalau lolos alhamdulillah kalau nggak yang penting jadi pengalaman. hihi. doain aja deh ya! semoga lolos! Amin..

11 komentar:

  1. Semoga dipilih ya mak. Tampang suaminya cocok disandingin dg Iko Uwais. Suka dg kekompakan pasangan muda ini, sampai belain jemur baju di mobil ya. Keren!

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenarnya kalo saya sih malu mak njemur begitu tapi karena ga akan kliatan juga dari luar jadi biarin aja deh. hihi.
      amiin. ah putihan iko uwais mak. hihih

      Hapus
  2. smoga suaminya dilirik sama produsernya ya.. :)
    (produser bkn yg milih pemeran)
    btw, iko itu aslinya tinggi ga sih? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga tau mak yang milih siapa, hihi. Tapi amin deh siapa tau rezeki. Hihi. Nggak mak trlalu tinggi, tingginya sama kaya saya, 168an lah.. Tpi putih chubby gitu pipinya, hehe.

      Hapus
  3. Hihihi seru ya pengalaman casting nya, moga lolos deh mak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, iya mak, pengalaman seru, amiin.

      Hapus
  4. semoga lolos castingnya ya mak.. seru pengalamanya yg sp jemur di mobil segala :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak amiin. Yang petingkan pengalaman aja nyoba nyoba. Lumayan efektif ngejemurnya, kena angin sepoi sepoi. Hihihi

      Hapus
  5. Sumpah mbak, baca kisah ini --apalagi cerita ngejemur pakaian di jendela mobil, gak kena tilang tuh?--saya langsung ngakak :))

    BalasHapus
  6. Pertama, ralat Gareth Evans itu sutradaranya, bukan produser. Hehe..

    Kedua, kocak banget liat kenarsisan pasangan di blog ini. Ampe ngikik liatnya. Hihihi..

    Ketiga, serem juga ya banyak yang luka. Memang kunci dari fighter/stunt itu adalah meragain aksi sereal mungkin dengan meminimalisir melukai lawan main. Untuk yang luka, moga ga kapok buat latian dan ikut casting lagi di The Raid 3 mungkin? :D

    Keempat, moga keterima ya!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe. Iya yak sutradara deng.
      Well gpplah narsis sbelum dilarang :p

      Hapus

Leave your comment here..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...